Cara Kerja HVAC pada Berbagai Sistemnya - PT. Binaraya Berkah Utama
PT. Binaraya Berkah Utama

PT. Binaraya Berkah Utama

0
HVAC

Cara Kerja HVAC pada Berbagai Sistemnya

HVAC adalah sebuah sistem pengelolaan udara sesuai dengan prosedur dan ketentuan yang berlaku. Pengelolaan udara ini biasanya diperlukan beberapa sektor industri seperti farmasi dan pabrik-pabrik. Cara kerja HVAC memiliki tujuan penciptaan kualitas udara sesuai kebutuhan hingga pengendalian suhu yang tercipta.

Setidaknya ada tiga sistem utama pada HVAC yang memiliki cara kerja berbeda-beda. Semuanya akan dibahas di bawah ini secara rinci namun mudah dipahami. Pemahaman pada cara kerja alat pengelolaan udara ini sangat penting apalagi untuk yang sedang fokus mempelajarinya. Maka dari itu, simak penjelasannya berikut ini:

Cara Kerja pada Sistem Bernama Resirkulasi

Sistem pertama yang akan dijelaskan cara kerjanya adalah sistem resirkulasi. Sistem ini tidak terlalu rumit namun cara kerjanya masih kompleks. Pada sistem ini, unit penyaring yang bernama HEPA terletak di jalur pemasok udara. Hal ini dilakukan bukan tanpa alasan. Tujuan utamanya adalah agar tidak terjadi kontaminasi ulang selama prosesnya.

Secara sederhana, cara kerjanya dimulai dari udara di ruangan masuk dalam unit AHU yang berguna membantu sistem HVAC. Masuknya udara dari ruang ini bersamaan dengan masuknya udara segar dari luar. Setelah masuk dalam AHU, maka akan disalurkan lagi dalam ruangan yang dituju secara berkala.

Pengendalian udara semacam ini bukan tidak mungkin ada kendala, maka sistem resirkulasi berusaha mencegah itu. Cara pencegahannya adalah dengan mengurangi sebanyak mungkin risiko kontaminasi yang terjadi. Kontaminasi ini bisa berasal dari segala jenis uap yang ditimbulkan selama proses berlangsung.

Sistem Ekstraksi dan Cara Kerjanya

Cara kerja HVAC yang kedua menggunakan sistem ekstraksi. Sistem ini dimulai dari masuknya udara yang kurang berkualitas pada saluran yang ada. Selanjutnya masuk dalam pembersih udara dan dikeluarkan menuju kipas yang berguna untuk menyaringnya. Lalu diakhiri dengan keluarnya udara berkualitas yang dibutuhkan dan diinginkan ke dalam ruangan.

Lokasi ekstraksi sengaja diletakkan paling dekat dengan jalan dibuangnya debu. Tujuannya agar prosesnya bisa berjalan dengan lancar dan sesuai dengan harapan. Ventilasi juga bisa dimanfaatkan pada cara kerja satu ini. Pengaplikasian sederhana dari sistem ini adalah lemari dengan saluran buangan dan ruangan dengan ventilasi udara.

Cara Kerja pada Sistem Full Fresh Air

Sistem terakhir yang akan dijelaskan cara kerjanya adalah sebuah sistem dengan nama full fresh air. Sistem ini memiliki penjelasan cara kerja paling mudah dan sederhana daripada sistem lainnya. Prosesnya yang singkat adalah pembeda yang tidak bisa disepelekan. Karena terkesan simpel, banyak yang menggunakan sistem jenis ini.

Cara kerjanya dimulai dari udara yang berasal dari luar ditarik masuk ke unit AHU dan dilakukan proses di dalamnya. Setelah itu, akan dikeluarkan lewat saluran yang disediakan dan disebarkan ke dalam ruangan. Sangat mudah dan singkat, bukan? Sistem ini memiliki cara kerja yang paling mudah dan simpel untuk dipahami.

Pengaplikasian sistem ini sudah banyak dilakukan berbagai sektor yang ada. Paling dominan penggunaannya dilakukan oleh pabrik yang ada kaitannya dengan produk mengandung racun. Tujuan penggunaannya agar udara beracun yang dikeluarkan tidak masuk ke dalam ruangan dengan menyaringnya dulu.

Itulah penjelasan lengkap mengenai cara kerja HVAC yang mudah dan sederhana. Ketiga sistem di atas memang memiliki cara kerja dan penggunaan yang berbeda-beda. Namun, semuanya memiliki tujuan sama yaitu untuk meningkatkan kualitas udara dan menyesuaikan suhu. Tujuan yang menarik ini telah banyak dimanfaatkan berbagai bidang.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

nineteen − 1 =