Kenali Komponen Sistem HVAC yang Mempengaruhi Udara - PT. Binaraya Berkah Utama
PT. Binaraya Berkah Utama

PT. Binaraya Berkah Utama

0
KOMPONEN SISTEM HVAC

Kenali Komponen Sistem HVAC yang Mempengaruhi Udara

Dalam pengaturan yang dilakukan oleh sistem  HVAC terdapat yang namanya elemen-elemen utama serta pelengkap yang membantu proses kerja yang ada. Peranan dari setiap elemen tentu memiliki fungsi yang berbeda-beda. Hal ini contohnya dapat ditemukan pada komponen sistem HVAC, berikut penjelasannya.

Apa Itu HVAC?

Dalam kehidupan sehari-hari sangat jarang sekali orang awam yang mengetahui apa itu HVAC? Pada sebuah hunian ataupun tempat komersial seperti tempat industri pabrik, kosmetik, maupun obat-obatan memakai sistem tersebut. Hal tersebut dikarenakan sebagai penyeimbang udara, sehingga udara sekitar yang dihasilkan bersih dan layak untuk dihirup.

Kondisi suatu tempat juga didasarkan oleh kelembaban, suhu, sinar matahari yang masuk serta faktor pendukung lainnya. Peranan komponen sistem HVAC merupakan vital dalam sebuah bangunan. Inilah yang mendorong para pemilik bangunan atau tempat industri untuk memikirkan bagaimana caranya menstabilkan tempat serta kondisi lingkungan yang stabil.

Komponen-Komponen Dalam HVAC

Perangkat yang bekerja untuk mengelola dan menstabilkan udara yang terdapat di suatu area tempat disebut juga sebagai komponen HVAC.Berbagai fungsi dan juga peranannya dalam konstruksi suatu tempat  tentu tak dapat dipisahkan, berikut yang termasuk ke dalamnya, yaitu:

1. Kondensor

Perangkat yang bekerja sebagai penyejuk merupakan fungsi dari Kondensor, dimana alat tersebut dimanfaatkan sebagai perubah gas refrigerant berupa cairan. Proses kerja yang terdapat didalamnya yaitu sebagai pemanas yang akan merubahnya berupa temperatur. Bagian-bagian dari Kondensor diantaranya, coil serta pin yang dapat mendinginkan saat udara berhembus diantaranya.

2. Kompresor

Seperangkat unit alat yang dapat digunakan sebagai tenaga dalam pada sebuah sistem pendinginan disebut juga sebagai Kompresor. Cara kerjanya yang mensirkulasikan gas Refrigerant pada bawah tekanan, sehingga membuat kenaikan suhu yang tinggi. Berbanding terbalik dengan sistem yang bertekanan rendah, yaitu akan menghisapnya pada sisi intake, berikut cara kerjanya:

  • Sebagai penyerap. Pada proses inilah cairan yang terdapat dalam refrigerant akan dikondensasikan, sehingga jika tekanannya rendah akan terjadi kenaikan.
  • Adanya tekanan yang diberikan, sehingga gas yang terdapat pada refrigerant akan membuat suhu serta dorongan yang ada tersalurkan ke Kondensor.
  • Dalam pengoperasian yang terjadi akan berjalan secara berkala dengan menyebarkan Refrigerant dengan cara hisapan serta kompresi.

3. Penyimpanan atau Receiver

Berbentuk seperti tabung yang dapat dipakai sebagai alat untuk menyimpan cairan yang dihasilkan oleh refrigerant adalah Receiver. Fungsi dan kemampuannya yaitu terdapat bahan penyaringan yang dipergunakan untuk memfilter barang yang tidak termasuk di dalamnya serta air yang dihasilkan dari uap. Menerima cairan bertekanan tinggi yang kemudian di antaranya disalurkan.

4. Heater Core

Berfungsi sebagai untuk menghasilkan panas, Heater Core adalah komponen yang bekerja membawa hembusan udara berupa angin. Asal dari angin yang dihasilkan yaitu dari blower, memungkinkan ruangan pada sebuah kabin terasa hangat. Sistem ini didukung oleh radiator penyejuk agar dapat menghasilkan air panas.

5. Expansion Valve

Rendah atau tingginya suatu tekanan berlangsung di evaporator, dimana ekspansion valvelah yang bekerja di dalamnya. Penyekatan tersebut merupakan bentuk pengaturan yang terdapat dalam sebuah lubang yang dipakai sebagai perubahan temperatur. Hal ini sudah dapat diketahui terlebih dahulu oleh sensor panas dihubungkan pada pipa evaporator.

6. Evaporator

Berikut komponen yang termasuk kedalam HVAC salah satunya yaitu Evaporator. Proses pengerjaannya yaitu adanya perubahan zat cair yang diantarkan oleh receiver yang kemudian diubah menjadi gas. Penyerapan yang sempurna terjadi dikarenakan perluasan oleh pipa evaporator yang memiliki elemen serta blower yang dapat dihembuskan dalam ruangan.

Nah, itulah pembahasan terkait komponen sistem HVAC yang perlu untuk diketahui. Banyak sekali fungsi dan manfaat yang terdapat dalam sebuah komponen, dan tentunya berbeda setiap elemennya. Bagi yang belum mengetahui banyak hal tentang HVAC tentu kini sudah sedikit tercerahkan, bahwa selama ini udara baik tercipta berkat pengaruh sistem salah satunya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

eighteen + 5 =