Inilah Perbedaan Chiller dan Freezer yang Semua Orang Harus Tahu
PT. Binaraya Berkah Utama

PT. Binaraya Berkah Utama

0
Simak Cara agar Kulkas Tidak Ada Bunga Es

Inilah Perbedaan Chiller dan Freezer yang Semua Orang Harus Tahu

Pada dasarnya setiap rumah pasti membutuhkan tempat untuk menyimpan makanan ataupun bahan-bahan masakan agar dapat bertahan lama. Untuk itu, dibutuhkan sebuah bahan elektronik berupa freezer ataupun chiller yang dapat digunakan untuk menyimpan makanan. Walaupun, tidak semua rumah membutuhkan lemari pendingin ini, namun setidaknya harus mengetahui perbedaan chiller dan freezer.

Melihat dari perbedaan nama yang dimiliki, sudah tentu keduanya memang berbeda. Hanya saja, untuk lebih jelasnya, simak perbedaan antara chiller dan freezer berikut ini:

1. Standar Suhu

Perbedaan chiller dan freezer yang sangat terasa adalah suhunya. Keduanya memiliki perbedaan tinggi suhu yang sangat terlihat. Standar suhu chiller yaitu suhunya belum sampai minus, sedangkan untuk suhu freezer mencapai minus. Perbedaan ini dapat dilihat pada suhu chiller yaitu biasanya hanya dirancang dengan suhu antara 0 sampai 10 derajat celcius. Pada freezer dibutuhkan suhu di bawah minus enam belas sampai minus enam derajat celcius.

Sebenarnya, tujuan dari adanya standar suhu ini adalah untuk menjaga agar makanan tidak membusuk dan rusak. Biasanya makanan yang membutuhkan suhu dingin, akan ada bakteri apabila tidak cukup dingin. Maka, standar suhu ini sangat penting untuk mencegah atau memperlambat pertumbuhan bakteri yang tentu saja akan mengandung banyak mikroorganisme.

2. Bentuk Fisik

Jika dilihat berdasarkan bentuk fisik chiller dan freezer terdapat banyak perbedaan. Dimana bentuk fisik ini seringkali menjadi pendukung patokan dari chiller dan freezer. Pada chiller bentuknya seringkali berbentuk kotak tertutup ataupun transparan. Meskipun memiliki bentuk beragam, namun biasanya chiller ini banyak berbentuk kotak tertutup.

Freezer memiliki bentuk yang juga beragam, ada yang berukuran besar juga berukuran kotak persegi panjang dengan pintu di atas. Untuk yang berukuran besar dimana dapat dimasuki oleh satu orang disebut ruangan frozen atau biasa disebut cool room. Disebut freezer box apabila bentuknya persegi panjang berpintu. Terlepas dari berbagai bentuk dari freezer ini semuanya tergantung dari pemakaian yang dibutuhkan oleh pengguna.

3. Fungsi Dasar

Perbedaan yang paling mencolok selain daripada suhu chiller dan freezer adalah fungsinya. Biasanya chiller digunakan sebagai tempat untuk menyimpan barang yang tidak bisa bertahan di suhu normal. Barang-barang yang biasa disimpan pada chiller yaitu seperti yoghurt, susu, keju, sayur-mayur ataupun buah-buahan. Biasanya barang ini memerlukan sedikit suhu dingin agar dapat mempertahankan kelayakan makanan.

Sedangkan freezer banyak digunakan untuk menyimpan barang ataupun bahan masakan yang membutuhkan suhu dingin. Biasanya suhu dingin yang diperlukan tidak hanya sekedar suhu dingin, namun memerlukan suhu di bawah minus. Barang yang biasa disimpan ke dalam freezer ini adalah berbagai macam produk daging baik daging ayam dan lain sebagainya. Selain itu, juga dapat menyimpan frozen food.

4. Kapasitas

Chiller mempunyai kapasitas penyimpanan yang lebih besar daripada freezer. Biasanya chiller bahkan bisa menyimpan berbagai bahan masakan juga makanan yang tidak tahan suhu normal. Apalagi chiller yang memiliki pintu, pada bagian pintu juga dapat ditaruh barang-barang. Sedangkan, pada freezer biasanya tidak memiliki pintu yang dapat digunakan untuk menyimpan daging-dagingan. Salah satu keunggulan dari chiller yaitu bahan-bahan masakan dapat ditaruh di bagian pintunya.

Demikianlah pembahasan mengenai perbedaan chiller dan freezer yang semua orang harus ketahui. Dengan adanya penjelasan singkat mengenai perbedaan ini diharapkan dapat menjadi pertimbangan bagi pengguna agar dapat memilih chiller atau freezer sesuai dengan kebutuhan yang diperlukan. Semoga bermanfaat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

seven − two =