5 Penyebab Freezer Tidak Dingin dan Tidak Berfungsi dengan Baik - PT. Binaraya Berkah Utama
PT. Binaraya Berkah Utama

PT. Binaraya Berkah Utama

0
5 Penyebab Freezer Tidak Dingin dan Tidak Berfungsi dengan Baik

5 Penyebab Freezer Tidak Dingin dan Tidak Berfungsi dengan Baik

Freezer adalah ruang krusial yang ada dalam kulkas. Fungsinya dalam membekukan bahan makanan tentunya memudahkan ibu rumah tangga untuk menjaga bahan masakan tetap segar. Namun nyatanya tidak jarang ibu rumah tangga mengeluhkan tentang freezer tiba-tiba tidak dingin dan tidak lagi dapat berfungsi sebagaimana mestinya. Banyak faktor yang akhirnya menjadi penyebab freezer tidak dingin.

Faktor-faktor inilah yang akhirnya harus diketahui pengguna kulkas supada bisa mengatasi masalah yang seringkali menjadi penyebab tidak dinginnya freezer. Berikut ini adalah 5 faktor penyebab freezer tidak dingin yang harus diketahui:

1.  Kerusakan pada Motor Kipas Evaporator

Hal pertama yang menjadi penyebab freezer tidak dingin adalah  motor kipas evaporator rusak. Mesin ini ada pada sisi belakang lemari es serta memiliki tugas sebagai pengalir udara pada seluruh bagian kulkas khususnya freezer.

Apabila kipas evaporator tidak berfungsi tentu saja udara tidak akan bisa mengalir sempurna. Inilah yang pada akhirnya membuat freezer tidak berfungsi dengan baik. Penyebab kipas evaporator tidak berfungsi bisa jadi karena saklar pada kipas yang rusak, putusnya kabel, terjadinya kemacetan pada mesin kipas serta poros motor yang bengkok.

2.  Tertutupnya Coil Evaporator

Penyebab lain yang bisa dipastikan adalah adanya penyumbatan pada mesin coil evaporator. Pastikan keadaan coil evaporator tidak tersumbat es dan tidak kotor. Kadangkala defrost yang berfungsi untuk mencairkan sisa-sisa es pada freezer tidak berfungsi dengan baik. Hal inilah yang akhirnya membuat coil evaporator bermasalah dan membuat freezer tidak bisa membeku dengan sempurna.

3. Kebocoran pada Evaporator

Evaporator memang seringkali menjadi masalah dari freezer yang tidak dingin. Seringkali evaporator mengalami kerusakan atau bocor karena gesekan benda tajam yang dilakukan pemilik kulkas saat mengambil es atau membersihkan es bertumpuk.

Padahal kegiatan seperti ini seharusnya tidak dilakukan karena bisa mengakibatkan evaporator mengalami kerusakan dan bocor. Pada akhirnya hal ini akan berdampak pada kerusakan pada freezer. Dalam penanganannya sebaiknya panggil tukang servis untuk meminimalisir kerusakan yang lebih parah.

4.  Coil Kondensor yang Kotor

Faktor lain yang menjadi penyebab freezer tidak dingin adalah adanya masalah pada koil kondensor. Biasanya masalah pada koil kondensor disebabkan karena banyaknya kotoran yang menumpuk. Membersihkan coil kondensator secara berkala tentu bisa menjadi solusi, paling tidak lakukan sekali dalam tiga bulan.

Untuk membersihkannya cukup matikan kulkas terlebih dahulu, kemudian ambil coil kondensor dan bersihkan debu dan kotoran yang menempel. Kembalikan coil kondensor ke tempat semula saat selesai dibersihkan. Jangan lupa untuk mengeluarkan semua isi dalam freezer saat membersihkan coil kondensor.

5.  Adanya Masalah Pada Freon

Masalah lain yang sering dialami oleh pengguna lemari pendingin/ kulkas adalah kerusakan pada freon. Freon yang bocor atau tersumbat adalah dua diantara masalah yang sering terjadi pada senyawa pendingin ini.

Penyebab lain yang bisa terjadi adalah habisnya freon. Bila hal ini terjadi maka pemilik kulkas dapat melakukan pengecekan pada freon. Cukup cek freon yang terletak dekat dengan grill pada kulkas. Freon akan terasa hangat atau panas jika masih ada namun akan terasa dingin bila ternyata freon habis. Pengisian kembali freon adalah solusi yang bisa dilakukan bila hal ini terjadi.

Jadi itulah tadi 5 penyebab freezer tidak dingin. Kelima faktor di atas pada nyatanya adalah masalah-masalah yang seringkali muncul sebagai kendala ibu rumah tangga saat freezer mengalami masalah. Penangan secara mandiri bisa dilakukan bila keadaan kulkas masih memungkinkan untuk diperbaiki sendiri. Namun alangkah baiknya gunakan jasa servis untuk mengurangi resiko lebih besar yang bisa saja terjadi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

four × one =